www.permitha.org

 
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Undangan Shalat IDUL FITRI 1429 H

E-mail Print PDF

PANITIA HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H KBRI BANGKOK 

                                                                                 Bangkok,  20 September  2008

Nomor     :
Lampiran : -
Perhal     : Undangan Shalat IDUL FITRI 1429 H

Kepada Yang Terhormat
Bapak/Ibu/Sdr/ I Umat Muslimin dan Muslimat Masyarakat Indonesia







di

     Bangkok

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbar, Allahuakbarwalillah ilhamd. Dengan mengucapkan Alhamdulillahirrobb ilalamin, bersama ini PANITIA HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H KBRI Bangkok mengundang Bapak/Ibu/Sdr/ i kaum muslimin dan muslimat untuk SHOLAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1429 H DENGAN KHOTIB yang dipimpin oleh Bapak Duta Besar Mohammad Hatta, yang Insya Allah akan diselenggarakan pada:


Hari / Tanggal   : RABU,   1 OKTOBER 2008
Jam                 :  07.45 (SHOLAT IDUL FITRI DIMULAI)
Tempat            : LAPANGAN KBRI Bangkok
Agenda            : Shalat IDUL FITRI 1 SYAWAL 1429 H

Demikian undangan ini disampaikan, atas kehadiran Bapak/Ibu/Sdr/i, kami ucapkan Terima kasih Wassalamu'alaikum Wr. Wb.










KETUA PANITIA                                                         

Prof. Dr. Didik Sulistyanto

 

Read more...
 

Ketika abah tak lagi pulang

E-mail Print PDF

KETIKA ABAH TAK LAGI PULANG  :

Duka Wanita dan Anak-Anak Korban Konflik di Thailand Selatan

Oleh : Heru Susetyo

  ”Abah, Abah, Abah…,” demikian Fitri menangis dalam pelukan ibunya Romlah. Gadis kecil berusia kurang dari dua tahun ini selalu menangis apabila terkenang ayahnya, Abdurrahim. Kemana sang ayah?  Sang Ayah tidak kemana-mana, masih hidup dan tinggal di propinsi yang sama dengan Fitri, Narathiwat. Namun ketika Fitri, Ibu, dan kakak-kakaknya tinggal bebas di gubuk sederhana di Ngane - Baan Ku Ji, sang Ayah Abdurrahim mesti mendekam di bui bersama kakak tertua Fitri, Tori yang baru berusia 17 tahun.

  Sudah setahun ini Abdurrahim dan Tori mendekam di satu bui di daerah Narathiwat. Pihak tentara Thailand menangkap pria empat puluh lima tahun ini beserta anak sulungnya karena dianggap terlibat dalam konflik di Thailand Selatan. Ada enam tuduhan (charges) yang ditujukan kepada Abdurrahim.

  Apapun pasal yang dikenakan kepada Abdurrahim, dampak langsung dari penahanan nini adalah sang Istri, Romlah, harus membanting tulang menghidupi dirinya dan lima anaknya yang lain yaitu Adilah, Anas, Hasan, Salma, dan Fitri. Bekal pendidikan Romlah yang tak cukup dan anak-anaknya yang masih amat belia membuat Romlah tak dapat leluasa mencari nafkah. Walhasil, setelah membereskan urusan sekolah anak-anaknya di pagi hari ia pergi ke hutan untuk mengambil kayu dan menyadap karet. Demi menyambung hidup.

 

Read more...
 

Ramadhan di Yala dan Narathiwat

E-mail Print PDF

RAMADHAN DI YALA DAN NARATHIWAT :

Antara Petai, Nasi Kerabu, Sarung, dan Askar

  Oleh : Heru Susetyo

  Anak-anak kecil berlarian menuju masjid. Ibu-ibu bermukena putih berjalan perlahan menuju surau terdekat. Kaum Bapak dan para pemuda tampak mengobrol sambil minum air es dan teh tarik. Beberapa diantaranya tampak asyik merokok. Mereka asyik mengobrol. Entah bicara politik, konflik, ataupun sekedar berdiskusi besok hendak makan apa. Inilah suasana setelah berbuka puasa (buke poso dalam bahasa setempat) dan menjelang shalat Isya di Raman, distrik kecil di timur kota Yala , Thailand Selatan.

  Ketika adzan berkumandang (sungguh senang mendengar ada adzan berkumandang di negeri Thailand ), semua kegiatan praktis terhenti. Langkah-langkah orang menuju masjid semakin banyak. Hampir semua kaum pria mengenakan kalau tidak sarung dan baju lengan panjang, ya baju gamis berwarna putih. Lengkap dengan peci haji ataupun sorban. Kaum Ibu rata-rata mengenakan mukena putih. Busana remaja putri bervariasi, dari yang mengenakan mukena putih, berjilbab dengan tangan pendek, yang berjilbab lebar, hingga yang mengenakan cadar hitam atau berwarna gelap, semua ada.

 

Read more...
 

Formula 1 Singapore

E-mail Print PDF

Balapan jalan raya (street circuit) bukanlah hal yang baru dalam dunia balapan. Tahun 2008 merupakan the Year of New Street Circuit. Bagaimana tidak, selain balapan di Monte Carlo, Monaco, ada dua sirkuit jalan raya baru dalam kalender Formula 1. Yang pertama adalah di kota Valencia dan yang kedua di Singapura (Marina Bay Street Circuit).

 

Singapura siap mengukir sejarah sebagai tuan rumah pertama di Asia dalam penyelenggara seri balap F1 yang digelar di ruas jalan raya pada tanggal 26-28 September 2008. Sejumlah pembalap kelas dunia seperti Kimi Raikkonen, Felipe Massa dan Lewis Hamilton akan beradu cepat menuntaskan 61 putaran di atas sirkuit jalan raya sepanjang 5,067 km yang  memberikan banyak kesempatan menyalip dan belokan-belokan yang menantang saat pembalap memacu dengan kecepatan melebihi 300kph.

 

Tidak hanya itu, Singapura juga akan menjadi negara Asia pertama yang menggelar balapan mobil malam hari di dunia. Untuk menyukseskan ajang tersebut, sebanyak 1.500 lampu proyektor dengan intensitas pencahayaan empat kali lebih kuat dari stadion biasa siap menerangi lintasan balap.

 

Sudah dianggap sebagai salah satu lomba balap mobil yang paling dramatis dan menegangkan dalam agenda tahunan, debut 2008 FORMULA 1™ SingTel Singapore Grand Prix akan dilakukan di sirkuit jalan raya yang menggairahkan di pusat kota Singapura berlokasi di Marina Bay, jarak sirkuit hanya beberapa menit dari hotel-hotel berbintang lima, tempat makan dan hiburan yang semarak, kereta bawah tanah yang cepat dan efisien serta Daerah Pusat Bisnisnya.

Last Updated ( Friday, 29 August 2008 18:07 ) Read more...
 

Phd Comics

E-mail Print PDF
average time spent composing one email
Last Updated ( Thursday, 28 August 2008 23:51 )
 

Penutupan Olimpiade

E-mail Print PDF

Minggu malam 24 Agustus 2008, Olimpiade Beijing 2008, Cina, ditutup. Seperti halnya upacara pembukaan, tangan dingin sutradara Cina, Zhang Yimou, kembali menghadirkan sajian nan spektakuler. Upacara penuntupan diawali dengan hitungan mundur yang diikuti peluncuran kembang api dari kompleks Stadion Utama Sarang Burung dan wilayah di sekitarnya. Selanjutnya, para penonton disuguhi pertunjukan kesenian yang disajikan secara kolosal. Alhasil, acara penutupan yang kabarnya menghabiskan dana 23 miliar poundsterling itu, membuat semua yang melihatnya terkesima.

 

 

Di tengah kemeriahan, para penonton diajak berhenti sejenak untuk mengikuti acara seremonial penyerahan bendera Olimpiade kepada tuan rumah selanjutnya. Jacques Rogge, Presiden Komite Olimpiade Internasional, menyerahkan bendera Olimpiade kepada Wali Kota London, Boris Johnson sebagai penyelenggara Olimpiade selanjutnya.

Last Updated ( Thursday, 28 August 2008 22:27 ) Read more...
 

China Unggul dengan 51 emas

E-mail Print PDF

BEIJING, MINGGU - Komite Olimpiade Internasional (IOC) hari Minggu (24/8) menyatakan sangat puas atas penyelenggaraan Olimpiade Beijing, di mana China muncul sebagai kekuatan baru dalam olahraga.

Pada akhir kompetisi 16 hari dengan menggelar 302 event itu, China memimpin dengan merebut 51 medali emas, Amerika Serikat (AS) urutan 2 dengan mengantongi 36 medali emas. Sementara Rusia urutan 3 dengan meraih 23 medali emas dan Inggris Raya  urutan 4 dengan 19 emas. Dominasi negara asia lainnya di tunjukan dengan kemampuan Korea selatan dengan 13 emas dan Jepang 9 emas.

Indonesia pada urutan 42 dengan 1 medali emas, yang di peroleh dari cabang bulutangkis ganda putra (Kido/Hendrawan), tetapi tradisi emas di olimpiade pada bulutangkis akan hilang, kabarnya pada olimpiade 2016 nanti cabang olahraga bulutangkis tidak akan di pertandingkan lagi,  bagi Indonesia ini sangat merugikan oleh karena itu perlu adanya lobi pada IOC agar bulutangkis tetap di pertandingkan. 

"Lebih dari 40 rekor dunia dan 100 rekor Olimpiade diciptakan, dan sudah barang tentu kami mempunyai dua ikon Olimpiade, yaitu Michael Phelps dan Usain Bolt," (irman)

Last Updated ( Monday, 25 August 2008 22:43 ) Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  Next 
  •  End 
  • »
Page 1 of 4


Starflower

Polls

Berapa kali layaknya pertemuan PERMITHA dilakukan?
 

Help

Supported by :

Who's Online

We have 1 guest online

Latest Forum

Visitor Map


Newsflash

Minggu malam 24 Agustus 2008, Olimpiade Beijing 2008, Cina, ditutup. Seperti halnya upacara pembukaan, tangan dingin sutradara Cina, Zhang Yimou, kembali menghadirkan sajian nan spektakuler. Upacara penuntupan diawali dengan hitungan mundur yang diikuti peluncuran kembang api dari kompleks Stadion Utama Sarang Burung dan wilayah di sekitarnya. Selanjutnya, para penonton disuguhi pertunjukan kesenian yang disajikan secara kolosal. Alhasil, acara penutupan yang kabarnya menghabiskan dana 23 miliar poundsterling itu, membuat semua yang melihatnya terkesima.

 

 

Di tengah kemeriahan, para penonton diajak berhenti sejenak untuk mengikuti acara seremonial penyerahan bendera Olimpiade kepada tuan rumah selanjutnya. Jacques Rogge, Presiden Komite Olimpiade Internasional, menyerahkan bendera Olimpiade kepada Wali Kota London, Boris Johnson sebagai penyelenggara Olimpiade selanjutnya.